Vitamin
adalah senyawa-senyawa organik tertentu yang diperlukan dalam jumlah kecil
dalam diet seseorang tetapi esensial untuk reaksi metabolisme dalam sel dan
penting untuk melangsungkan pertumbuhan normal serta memelihara
kesehatan.
Vitamin C
atau asam askorbat mempunyai berat molekul 178 dengan rumus molekul C6H8O6.
Dalam bentuk kristal tidak berwarna, titik cair 190 – 192oC.
Bersifat larut dalam air, sedikit larut dalam aseton atau alcohol yang
mempunyai berat molekul rendah. Vitamin C sukar larut dalam chloroform, ether,
dan benzene. Dengan logam membentuk garam. Pada pH rendah vitamin C lebih
stabil daripada pH tinggi. Vitamin C mudah teroksidasi, lebih-lebih apabila
terdapat katalisator Fe, Cu, enzim askorbat aksidase, sinar, dan temperature
yang tinggi. Larutan encer vitamin C pada pH kurang dari 7,5 masih stabil
apabila tidak ada katalisator seperti di atas. Oksidasi vitamin C akan
terbentuk asam dihidroaskorbat (Sudarmadji, 1989).
Vitamin C disintesis secara alami baik dalam tanaman ataupun hewan.
Vitamin C mudah teroksidasi, yang dapat dipercepat dengan adanya panas, sinar,
alkali, enzim, oksidator serta katalis tembaga dan besi. Vitamin C dapat
terserap sangat cepat dari alat pencernaan, masuk ke dalam saluran darah dan
disebarkanke seluruh jaringan tubuh. Vitamin C yang berlebih akan dibuang
melalui air seni. Jeruk sebagai salah satu sumber vitamin C, dengan kandungan
yang berbeda pada buah yang mentah dan buah yang sudah tua. Semakin tua buah
semakin berkurang kandungan vitamin C nya. Askorbat pada tanaman ditemukan
dalam kloroplas, sitosol, vakuola, dan kompartemen ekstraseluler. Kloroplas
mengandung semua enzim yang berfungsi untuk meregenerasi askorbat tereduksi dan
produk-produk terioksidasi.
Poedjiadi,
Anna. 1994. Dasar–Dasar Biokimia. Jakarta : Penerbit Universitas
Indonesia.
Sudarmaji,
Slamet. Dkk. 1989. Analisa Bahan Makanan dan Pertanian.
Yogyakarta :
Penerbit Liberty
KESIMPULAN
.Percobaan titrasi redoks iodOmetri
dapat digunakan untuk menentukan kadar vitamin C, indikator yang digunakan
adalah amilum.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar