Senin, 13 Juni 2016

dinamika psikologi



DINAMIKA PSIKOLOGI MASA REMAJA
Cara berpikir kognitif
            Cara berpikir seseorang  tentang sesuatu Kemampuan berkonsentrasi terhadap suatu  rangsangan dari luar dalam memecahkan masalah, memahami lingkungan fisik, sosial termasuk dirinya sendiri
      7 Faktor Perkembangan Kognitif
         1. Ingatan (memory)
         2. Pengertian lisan (Verbal comprehension)
         3. Kemampuan angka-angka (Numerical ability)
         4. Pengelihatan keruangan (Spatial visualization)
         5. Kemampuan penginderaan (Perceptual ability)
         6. Penalaraan (Reasoning)
        7. Kelancaran kata-kata (Word fluency)
            Jean Piaget berpendapat bahwa setiap orang mempunyai system pengaturan dari dalam              sistem kognitifnya.
                -kematangan  
               -pengalaman
               -ekulibirasi
               -transmisi sosial
    Tahap-Tahap Perkembangan Kognitif
        1.masa sensorik-motorik 0(dari 0-2 tahun)
        2.masa praoperasional (2-7 tahun)
        3.masa konkrit operasional (selanjutnya sampai 11 tahun)
         4.masa formal operasional (sampai dewasa)



Ciri-ciri Tahap Perkembangan Kognitif Tahap Operasional
1.     Ditandai dengan kemampuan untuk mengolah informasi
2.     Memiliki penalaran hipotesis dedukatif yaitu untuk mengembangkan danmenguji hipotesis dengan melakukn eksperimen sebagai alat pembuktiannya.
3.     Dapat penyimbolan informasi
4.     Kemampuan dalam mengintegrasikan apa yang mereka pelajari
5.     Mampu membuat rencana-rencana di masa yang akan datang
6.     Pikiran cenderung fleksibel dan memiliki implikasi emosional 
7.     Belajar untuk mencintai kebebasan berpkir dan membenci sikap eksploitasi pada pola pikir



Perkembangan emosi
                  Emosi menjadi sulit untuk didefinisikan oleh karena sifatnya yang tidak tetap.
Memahami emosi akan membantu seseorang untuk dapat memandu mereka dalam situasi sosial, berbicara tentang perasaan dirinya atau orang lain dan untuk lebih mampu mengontrol diri.

       Tiga Pasang Dimensi Emosi (W. Wundt)                                                                                                           Lust Unlust (senang tak senang)                                                                                                                        pannung Losung (tegak tak tegak                                                                                                   Erreggang Baruhigung (semangat-tenang)

Perkembangan sosial                                                                                                                                                              Gejolak emosi dan masalah remaja lain pada umumnya disebabkan adanya konflik peran sosial.   Di satu pihak ia sudah ingin mandiri sebagai orang dewasa, di pihak lain ia masih harus terus mengikuti kemauan orang tua.

Perkembangan moral
      Cukup penting dalam jiwa remaja.
      Mengendalikan tingkah laku anak yang beranjak dewasa.
      Kenakalan remaja akibat tidak ada moral

Perubahan Psikologi Masa Remaja
       Perubahan fisik pada masa puber mempengaruhi keadaan fisik dan psikologi ramaja. Meskipun akibatnya bersifat sementara, namun menimbulkan perubahan dalam pola prilaku.
      Sering merasa gelisah, resah, ada konflik batin dengan orang tua, minat meluas, tidak menetap, pergaulan (mulai berkelompok), tetapi sering muncul perasaan asing, mulai         mengenal lawan jenis atau pacaran, serta tidak stabilnya prestasi atau pelajaran sekolah.


Faktor-faktor penyebab terjadinya masalah pada remaja
1. Adanya perubahan psikologis, dan biologis.
2.Orang tua dan pendidik kurang siap untuk memberikan informasi yang benar dan tepat waktu karena         ketidaktauannya
3.Perbaikan gizi yang menyebabkan menarche, menjadi lebih dini
4.Masih banyak kejadian kawin muda
5.Membaiknya saranan komunikasi dan transportasi akibat kemajuan teknologi.
6.Kurangnya pemanfaatan penggunaan sarana untuk menyalurkan gejolak remaja.



                                                                           

Tidak ada komentar:

Posting Komentar